Showing posts with label safety. Show all posts
Showing posts with label safety. Show all posts

Friday, November 25, 2016

Kecelakaan Menyusahkan



Berita atau informasi tentang kecelakaan dijalan setiap harinya selalu saja ada. Tidak perduli laki-laki atau perempuan, tua atau muda, kaya atau miskin kecelakaan bisa menimpa siapa saja. Tentunya kecelakaan sangat merugikan pada semua pihak yang terlibat.

Seperti kejadian yang dialami rekan saya yang berprofesi sebagai pengemudi transportasi online roda dua. Bapak No pada saat beliau sedang mencari nafkah beliau terlibat kecelakaan dengan Ibu Ta seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi swasta di kota Tangerang Selatan.

Kronologi kecelakaan yang diperoleh dari beberapa saksi mata kejadian bermula dari Ibu Ta dalam posisi menyebrang akan masuk ke dalam kampusnya, dan Bapak No berada di jalur lawan arah berjalan lurus. Kondisi jalan ramai lancar. Kejadian kecelakaan terjadi saat Ibu Ta menyebrang dengan sepeda motornya posisi Ibu Ta saat menyebrang terhalang sebuah mobil menyebabkan Bapak No tidak bisa melihat adanya Ibu Ta (Blind Spot). Terlepas dari siapa yang salah atau yang benar, memang seharusnya kendaraan yang berbelok atau memotong jalan harus mendahulukan kendaraan yang berjalan lurus.
Dalam kondisi seperti ini memang sangat sulit dan kecelakaan pun tak bisa dihindari Ibu Ta mengalami luka pada pergelangan kaki kirinya dan Bapak No mengalami luka atau cedera patah tulang pada pergelangan tangan kanannya.

Pengendara manapun tak ingin terlibat dalam insiden kecelakaan. Kedua belah pihak pun tak mau disalahkan dalam kejadian tersebut, apesnya Bapak No sebelum kejadian tersebut mengalami musibah kehilangan dompet yang berisi surat penting kendaraannya untuk memproses kembali surat yang hilang pun perlu biaya yang tidak sedikit hingga akhirnya surat laporan kehilangan yang telah habis masa berlakunya pun tidak berharga lagi.
Kedua belah pihak sama mengalami kerugian, Luka-luka dan kerusakan kendaraan pun sama-sama dialami kedua belah pihak. Namun posisi Bapak No dalam kondisi sulit beliau berada di posisi penabrak meskipun sudah mengalami patah tulang kini Bapak No harus mengganti kerusakkan kendaraan Ibu Ta.

Dengan penghasilan yang minim Bapak No harus berhenti mencari nafkah bagi kedua putra-putrinya, dan harus memikirkan biaya pengobatan dirinya dan penggantian kerusakkan kendaraan Ibu Ta.

Dari kejadian tersebut, bisa diambil hikmah bahwasanya kecelakaan bisa menimpa siapa saja, kita sebagai pengendara hanya bisa berusaha menghindari kecelakaan dan meminimalisir kerugiannya. Pengetahuan dan kemampuan berkendara harus dimiliki setiap pengendara. Kelengkapan surat-surat penting berkendara pun wajib dimiliki dan diperhatikan masa berlakunya.

Semoga Bapak No mampu menjalani dan melewati cobaan ini, cepat sembuh kembali hingga bisa mencari nafkah bagi keluarganya kembali.
Toleransi, waspada dan berhati-hati dalam berkendara dijalan raya, tetap menjadi pelopor keselamatan berkendara, stop kemiskinan akibat kecelakaan dijalan raya. Jadikan perjalanan kita aman, nyaman dan selamat.


Keep Spirit...Keep Safety...Keep Brotherhood...

Thursday, July 14, 2016

Tips Memilih Ban Yg Tepat Sesuai Kondisi Jalan dan Kenali Tipenya



Tips Memilih Ban Yg Tepat Sesuai Kondisi jalan dan Kenali Tipenya - Aplikasi penggunaan ban untuk harian pada nyatanya tidak boleh asal memilih atau menggunakan ban asal-asalan. Jika Anda menggunakan sepeda motor untuk keperluan sehari-hari, tentunya kondisi jalan sangatlah bermacam-macam, contohnya berlubang, berlumpur, berpasir, aspal, becek (berair) dan lain-lain. Maka dari itu jika kita sebagai pengguna kendaraan sehari-hari, maka kita harus pintar ketika memilih tipe ban untuk melewati berbagai kondisi jalanan yang biasa kita lalui.

Kondisi jalan memang sangat berpengaruh pada performa dan kenyamanan Anda saat mengendarai motor. Bukan hanya itu, kondisi jalanan yang basah setelah terkena hujan atau kering saat musim panas 
juga memiliki resiko masing-masing. Karena itulah sebagai pengguna kendaraan bermotor, tentunya harus kita harus pintar memilih tipe ban yang tepat untuk motor yang kita gunakan. Ban memiliki tipe  
yang beragam yakni tipe basah, tipe kering dan tipe keduanya. Dari ketiganya ini memiliki kegunaan atau fungsi yang berbeda. Berikut Reza BLack Wild Roses akan berbagi Tips Memilih Ban Yg Tepat Sesuai Kondisi jalan dan Kenali Tipenya

* Tipe Ban Basah
Jenis Ban tipe basah ini digunakan khusus untuk jalan yang kerap kali basah. Ban tipe basah memiliki ciri banyaknya alur yang menjangkau hingga tepi ban. Alur pada ban ini bertujuan untuk 
membuang air saat ban berputar melewati jalan yang basah dan berair, namun traksi ban ini akan menurun di jalanan yang kering. Sehingga ban tipe basah ini akan cepat habis atau terkenal dengan 
istilah "gundul" jika digunakan dijalanan yang kering.
Tips Memilih Ban Yg Tepat Sesuai Kondisi jalanan dan Kenali Tipenya
Ban Tipe Basah
 * Tipe Ban Kering
Ban tipe kering ini memiliki sedikit alur atau bahkan tidak memiliki alur sama sekali. Ban tipe basah ini memiliki traksi terbaik saat digunakan pada jalanan yang kering. Sehingga ban sangat 
nyaman ketika dipakai dijalanan yang kering tanpa Anda khawatir akan terpeleset atau selip. Namun ketika ban tipe kering ini menemui jalan berair atau basah, hendaknya Anda hati-hati karena 
traksi akan berkurang saat jalanan menjadi basah sehingga risiko terpeleset akan meningkat.
Tips Memilih Ban Yg Tepat Sesuai Kondisi jalanan dan Kenali Tipenya
Ban Tipe Kering
 * Tipe Ban Kering dan Basah
Ban pada tipe ini memiliki fungsi yang sangat baik, yakni dapat digunakan dijalanan yang basah atau kering. Ciri dari ban ini yakni memiliki alur yang tidak terlalu banyak dan traksinya 
sangat bagus. Jenis ban inilah yang paling banyak digunakan di Indonesia karena iklimnya yang tropis. Untuk membedakan jenis ban ini Anda bisa melihatnya di bagian spesifikasi yang tertera 
pada ban. Biasanya pabrikan seringkali menuliskan tipe wet, dry atau wet dry. Maka dari itu sesuaikan tipe ban dengan kondisi jalan yang sering Anda lewati agar Anda tetap dalam keamanan dan 
kenyamanan ketika berkendara.
Tips Memilih Ban Yg Tepat Sesuai Kondisi jalanan dan Kenali Tipenya
Ban Tipe Kering dan Basah
 Memilih ban untuk sepeda motor memang terkesan sangat mudah dan sepele. Anda biasanya pergi ke toko ban atau bengkel dan sekaligus memasangnya, urusan pun beres. Simpel kan ..? Eits, namun hal 
inilah yang harus diperhatikan. Karena fakta yang tidak bisa dipungkiri membuktikan bahwa banyak pengguna sepeda motor yang mengaku hampir celaka karena motor yang ditungganginya terpelanting 
atau terpeleset saat ketika melewati medan jalan yang berbeda kondisinya ataupun ketika Anda melakukan pengereman. Maka dari itu pintar-pintarlah Anda dalam menentukan tipe, jenis dan ukuran 
ban yang Anda gunakan. Sesuaikanlah dengan jenis motor dan kondisi jalanan. Berikut merupakan cara memilih atau menentukan ban yang Anda gunakan.

1. Pilih Ban Dengan Permukaan Tapak Sedang
Bagi Anda pengguna kendaraan sehari-hari, sebaiknya memilih ban dengan jenis tapak menengah atau sedang. Artinya, bukan ban yang memilki tapak lebar bukan juga tapak kecil seperti yang digunakan oleh anak-anak muda saat ini. Ban dengan telapak yang kecil memang terbukti tidak banyak menyedot tenaga dari mesin. Pasalnya, bidang yang bergesekan dengan permukaan jalan jugarelatif sedikit. Alhasil, motor akan terasa lebih enteng dan irit bahan bakar. Namun ban yang memiliki tapak kecil ini gampang sekali terpeleset, terpelanting, bahkan ban rentan pecah atau bocor. Untuk ukuran ban yang memiliki tapak sedang ini adalah ban standar pabrikan yakni 2.50 / 70/90, ban depan dan 2.75/ 80/90 belakang (untuk ukuran motor bebek), 80/90 / 2.75, depan dan90/90, 3.00 belakang (untuk motor laki) yang memiliki cc dibawah 150cc. Ban dengan telapak sedang selain tidak boros bahan bakar, motor lebih stabil dan aman. Karakter seperti inilah yang cocok untuk motor yang digunakan untuk keperluan sehari-hari.

2. Memiilih Tipe atau Jenis Ban Yang Tepat Sesuai Kondisi
Karena tipe atau jenis ban telah dijelaskan diatas, maka disini hanya menyarankan saja. Karena setiap pabrikan memproduksi ban dalam berbagai jenis. Melihat karakter iklim di Indonesia, dimana 
perbandingan musim hujan dan kering yang seimbang, sangat disarankan untuk menggunakan jenis ban kering dan basah atau basah. Karena di Indonesia ban basah masik memiliki daya cengkram yang 
lumayan kuat ketika dia berada dijalanan yang keringm namun kerugiannya jika ban basah digunakan di jalanan yang kering,. Maka ban itu sendiri akan cepat abis atau "gundul".

3. Memilih Motif atau Profil Ukiran Ban
Motif ukiran pada ban sangat berkaitan dengan kinerja ban saat melintasi berbagai karakter jalanan, baik itu basah maupun kering. Bagi Anda yang menggunakan motor untuk kegiatan sehari-hari, 
maka disarankan gunakanlah ban dengan motif ukiran yang searah. Motif ukiran ban memangla bermacam-macam. Namun, umumnya pabrikan mengukir ban produk mereka searah yakni miring atau menyamping 
dengan sudut 45 derajat dari depan ke belakang. Hal ini dimaksudkan agar ban mampu menyingkirkan air ke samping dan permukaan ban tetap mampu mencengkeram permukaan jalan. Dengan demikian, 
motor tetap stabil dan pengendara tidak akan kehilangan kendali ketika melewati jalan basah.

4. Pahamilah Kode Pada Ban
Kode yang harus Anda pahami tidak hanya sebatas ukuran ban baik dalam ukuran metric maupun inci saja, tetapi juga kode produksi. Hal itu dimaksudkan agar Anda tidak salah memilih ban yang sesungguhnya sudah kedaluwarsa. Pada umumnya, pabrikan merancang masa kedaluwarsa ban produknya yakni lima tahun setelah dibuat lalu dipasarkan.

Itulah sedikit penjelasan mengenai Tips Memilih Ban Yg Tepat Sesuai Kondisi jalanan dan Kenali Tipenya untuk kondisi cuaca di Indonesia

Sunday, June 19, 2016

KOSTER Tank Rangers Berbagi



Komunitas Suzuki Thunder KorWil Tangerang Selatan (KOSTER Tank Rangers), mengisi kegiatan Ramadhan tahun ini dengan kegiatan bakti sosial kemasyarakatan.

"Kegiatan dibulan suci Ramadhan 1437 H ini, dilaksanakan pada Sabtu, 18 Juni 2016. KOSTER Tank Rangers menyantuni 20 anak yatim yang dibina oleh majlis Taklim Al-Amaliyah yang berlokasi di desa Pisangan Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan, dan berbagi 250 paket takjil bagi pengendara kendaraan yang melintas depan MaKo Tank Rangers (Markas Kopdar) di Jl. Ir. H Juanda, Ciputat". Ujar Bro Jerry Soetama K-1081 selaku KaKorWil KOSTER Tank Rangers.

Pengurus majlis taklim Al-Amaliyah dengan ibu Ani mengaku senang, "semoga kegiatan seperti ini tetap dilaksanakan setiap tahunnya dan semoga jadi berkah bagi kita semua", ujarnya. Dilain itu tampak senyum bahagia dari 20 anak yatim kurang mampu, saat Bro Eko Sigit K-0190 selaku koordinator santunan membagikan santunannya.

Setelah kegiatan santunan selesai, KOSTER Tank Rangers segera menuju MaKo Tank Rangers untuk berbagi 250 Paket Takjil. "Sebanyak 250 paket takjil ini habis dalam hitungan beberapa menit saja dibagikan bagi para pengendara di jalan Ir. H. Juanda,Ciputat. Semoga tahun depan kita bisa menambah jumlah paket" ujar Bro Beno K-0880.

"Terima kasih atas partisipasi dan donasi dari anggota KOSTER Tank Rangers, semoga amal baik saudaraku sekalian dilipat gandakan pahalanya oleh Allah, diberkahi hidupnya dan diimpahkan rezeki yang halal dari Allah SWT,amiin". Ujar Bro Reza K-0910.



Galery :













Friday, June 17, 2016

Mudik Aman, Nyaman dan Selamat

Picture by google


Sudah jadi tradisi turun temurun di Indonesia setiap menjelang hari raya setiap warga yang memiliki kesempatan  akan berbondong-bondong kembali ke kampung halaman yang biasa kita sebut mudik. Mudik ini bertujuan untuk saling bersilaturahmi antar anggota keluarga saling memaafkan di hari raya. Dan waktu mudik inilah yang sering kali malah menjadi masalah bagi setiap pemudik khususnya pemudik yang menggunakan sepeda motor.  Mudik dengan menggunakan kendaraan roda dua saat ini sedang banyak dimininati oleh banyak para pemudik dengan alasan cepat, murah dan mudah namun tanpa disadari sebetulnya mudik dengan sepeda motor sangat riskan sekali dengan kecelakaan. Melalui artikel ini Reza Black Wild Roses akan berbagi tips agar mudik anda dengan menggunakan sepeda motor Aman, Nyaman dan Selamat.

1. Siapkan fisik sebelum mudik


Mudik identik dengan perjalanan jauh. Membayangkan saja sepertinya sudah melelahkan. Apalagi jika Anda sudah memutuskan mudik naik sepeda motor. Agar selama perjalanan tetap aman, nyaman serta selamat sampai tujuan, menyiapkan fisik secara optimal wajib hukumnya. Syukur-syukur tidak sampai membatalkan puasa Anda. Berikut ini persiapan fisik yang harus diamalkan.


* Istirahat Cukup

Sebelum mudik, sehari sebelumnya lebih baik digunakan untuk istirahat penuh. Kondisi fit saat mudik sangat penting, terutama untuk antisipasi gerakan refleks jika dibutuhkan. Jadi jangan sampai memaksakan diri mudik naik sepeda motor dengan kondisi badan yang kurang sehat.


* Banyak Minum Air Putih

Sementara itu saat bulan puasa seperti ini, kebutuhan cairan tubuh sudah dipastikan akan meningkat. Jumlahnya sebanyak 40cc air putih/kg berat tubuh setiap harinya. Sebagai ilustrasi, jika seorang pengendara memiliki berat 70 kg maka dibutuhkan paling tidak 2,8 liter air seharinya. Itu untuk menghindari dehidrasi. Karena kurangnya cairan akan berakibat fatal pada fungsi organ–organ tubuh. Akibatnya konsentrasi juga dikhawatirkan akan menurun.


* Konsumsi Makanan Berkarbohidrat

Sebelum berkendara jarak jauh sebaiknya mengkonsumsi makanan karbohidrat tinggi dan kompleks seperti beras merah atau gandum. Karena jenis makanan tersebut lebih lama dicerna, jadi rasa lapar bisa ditunda lebih lama, dan sebaiknya menghindari makanan dengan protein dan lemak tinggi sebelum mudik naik motor. Karena makanan jenis ini menuntut kerja pencernaan lebih berat, akibatnya darah akan banyak mengalir ke lambung dan usus. Itu akan menyebabkan konsentrasi juga menurun dan mudah mengantuk.


* Pemanasan Yang Baik

Yang tak kalah penting untuk dilakukan adalah pemanasan atau perenggangan beberapa anggota tubuh. Ini penting agar badan tidak kaku dan sigap menghadapi kondisi jalan. Selain itu perlu dilakukan persiapan mental dan emosi. Baik itu dari pengendara atau boncenger. Repot sedikit enggak masalah. Asalkan mudik bisa terlaksana dengan aman, nyaman dan yang paling penting selamat sampai tujuan.


2. Jangan Mudik Sendirian



Himbauan ini sangat masuk akal. Sebab berkendara ramai-ramai seperti ikut acara mudik bareng atau jalan bersama sanak saudara dan teman memang lebih banyak keuntungannya. Coba bayangkan jika Anda mudik sendirian atau hanya berdua dengan boncenger. Bahkan ketika ada yang terlihat mengantuk, rekan lainnya bisa mengingatkan. Keuntungan lain mudik ramai-ramai yaitu jika salah satu anggota rombongan mengalami kerusakan motor, anggota lainnya bisa membantu. Dengan demikian masalah akan semakin mudah diatasi. Dan yang tak kalah penting, rasa persaudaraan akan semakin kuat. Bayangkan jika Anda mudik sendirian.


3. Tata dengan benar Barang Bawaan



Selain bawa badan, setiap mudik selalu angkut barang. Demi keamanan dan kenyamanan dalam perjalanan, barang bawaan jangan sampai berlebihan dan ditempatkan dengan cermat. Jangan sampai barang bawaan justru mengganggu handling yang bisa memicu kecelakaan. Membawa barang pada motor, memang gampang-gampang susah. Barang harus diikat sedemikian rupa agar tidak terjatuh. Bentuk barang tidak melebihi tinggi kendaraan, lebar setang dan panjang kendaraan. Berat tidak boleh melebihi ketentuan pabrikan. Ada dua alternatif penempatan barang bawaan saat mudik naik sepeda motor. Alternatif pertama, untuk motor tipe skutik dan bebek bisa memanfaatkan ruang di depan jok (dek) atau diikat di atas jok belakang. Alternatif kedua, dengan menambahkan boks barang.


* Manfaatkan Dek dan Jok

Mengikat barang di atas jok belakang adalah cara yang paling ideal. Jika mengikatnya kuat dan bobotnya tidak berlebihan maka tidak akan mengganggu handling. Masalahnya, alternatif ini tidak bisa diterapkan jika Anda hendak membawa serta seorang pembonceng. Jika ada pembonceng, otomatis barang bawaan akan dipindahkan ke depan. Tepatnya di underbone untuk tipe bebek atau dek untuk skutik. Syaratnya posisi barang jangan sampai mengganggu operasional kemudi. Jika barang bawaan dimasukkan ransel atau tas gendong, posisikan tas menyandar di atas jok. Trik ini agar beban tas tidak terlalu membebani pundak. Bahu dan pinggang pengendara hanya berfungsi sebagai penyangga.


* Aplikasi Boks

Tidak semua orang suka mengaplikasi boks. Tapi jika Anda mengendarai motor tipe sport, mungkin memasang boks bisa menjadi pilihan bijak. Sebaiknya pilih boks dengan ukuran yang proporsional dengan motornya. Jangan terlalu besar. Posisi pemasangan boks bisa dibelakang atau samping. Syaratnya, alokasi penempatan barang harus seimbang agar laju motor tetap stabil. Dengan boks, pengaturan barang juga bisa sangat mudah dan aman karena dilengkapi kunci.

* Kirim via Kurir

Ya hal ini tentunya lebih mudah, untuk barang bawaan atau oleh-oleh bagi sanak saudara dikampung halaman bisa dikirim terlebih dahulu melalui jasa kurir atau ekspedisi. saat ini jasi kurir atau ekspedisi banyak sekali sehingga anda bisa memilih jasa kurir atau ekspedisi mana yang bisa mengirim barang anda. Tentunya hal ini memudahkan anda perjalanan tidak repot dan terganggu oleh barang bawaan. Catatan jika ingin menggunakan jassa kurir atau ekspedisi bisa menghubungi perusahaan kurir atau ekspedisi minimal 1 minggu sebelum hari raya. dikarenakan biasanya mendekati hari raya perusahaan kurir atau ekspedisi over dan belum lagi libur untuk hari raya.

4. Cara berboncengan yang benar



Poin pertama adalah posisi duduk pembonceng harus menghadap depan agar keseimbangan terjaga. Gaya duduk menyamping seperti yang biasanya dilakukan kaum perempuan, sangat dilarang.

Poin kedua adalah posisi kaki pembonceng, kaki penumpang harus mengapit paha pengendara. Tujuannya agar saat bermanuver pengendara dan pembonceng bisa seirama.

Poin ketiga yang tak kalah penting adalah posisi tangan pembonceng. Agar gerakan pembonceng seirama, lingkarkan tangan ke pinggang pengendara sampai kedua tangan bertemu. Pegang mirip ikat pinggang, badan pembonceng menempel pengemudi. Jangan pegangan pada behel atau bagian motor lainnya.

Poin keempat yang harus diperhatikan adalah gerakan pembonceng. Pembonceng harus mengikuti semua gerakan pengendara, kemanapun arahnya. Jadi bila pengendara bergerak ke kiri, pembonceng juga harus mengikuti ke kiri, demikian juga bila ke kanan.

Poin kelima adalah jangan berboncengan dengan lebih dari satu orang. Contohnya membawa seluruh anggota keluarga dari istri sampai anak kecil. Bila lebih dari satu orang, tentu lebih bijak jika menggunakan alat trnsportasi lain. Karena motor memang diciptakan hanya untuk berdua saja.


5. Istirahat setiap 2 jam perjalanan



Melakukan perjalanan jarak jauh seperti mudik lebaran membutuhkan perencanaan matang. Tujuannya sudah pasti agar selamat sampai kampung halaman. Salah satu poin yang harus direncanakan adalah menentukan waktu istirahat yang ideal. Berkendara berjam-jam tanpa jeda istirahat membuat badan terasa letih. Bila dibiarkan berlarut, konsentrasi pun menurun. Pada akhirnya bisa mengundang celaka. Untuk itu sebisa mungkin luangkan waktu sebentar untuk istirahat agar kondisi badan kembali bugar. Tapi kapan tepatnya istirahat yang ideal?
Setiap dua jam, carilah tempat yang aman dan nyaman untuk istirahat. Misalnya dengan memanfaatkan posko mudik yang disediakan Kepolisian, dan posko mudik lainnya

Manfaatkan lokasi-lokasi tersebut untuk melakukan relaksasi sejenak. “Di tempat istirahat, usahakan badan senyaman mungkin. Bisa hanya dengan duduk-duduk santai dan jangan lupa lepas jaket atau rompi agar tak kepanasan,” lanjutnya. Berapa lama kita beristirahat? Idealnya cukup 15 sampai 20 menit. Kalau terlalu singkat badan belum kembali fit, sedangkan bila kelamaan kita jadi merasa malas dan jadi mengantuk. Bila istirahat telah dirasa cukup, lanjutkan kembali perjalanan. Namun sebelum kembali jalan, lakukan peregangan badan dengan menggerak-gerakkan tangan, kaki dan kepala agar tak kaku dalam bermanuver.Jadi, jangan lupa istirahat setiap 2 jam perlanan!


6. Pakai helm yang sesuai Standard


Memutuskan pulang mudik naik motor? Artinya, Anda juga harus memutuskan untuk pakai helm yang sesuai standar keamanan! Bukan hanya memilih jenis helm, tapi juga memastikan fitur keselamatan yang ada pada helm berfungsi dengan baik. Apa saja?


* Full Face Lebih Baik

Pada dasarnya tipe helm open face, full face dan flip up sama baiknya dan tidak masalah dipakai untuk pulang mudik lebaran. Meski sebenarnya secara kualitas, helm tipe full face masih yang terbaik. Sedangkan tipe lain seperti flip up, meski bentuknya seperti helm full face tapi pelindung rahangnya bisa dibuka tutup. Mekanisme buka-tutup ini menggunakan engsel yang pasti tidak akan sekuat pelindung rahang pada helm full face yang dirancang permanen. Hanya saja, kemudahan buka-tutup pada helm flip up memberikan kenyamanan bagi pengendara. Saat kegerahan bisa dibuka, sedang ketika bertemu jalan yang berdebu bisa langsung ditutup.

Dan satu lagi adalah tipe open face yang tidak memiliki pelindung rahang. Meski secara safety paling rendah namun untuk perjalanan mudik yang macet dan jarak tempuh yang tidak terlalu jauh, penggunaan helm ini masih cukup aman dan nyaman.


* Pastikan Visor Dalam Keadaan Baik

Visor atau kaca helm harus ada pada kondisi baik, Terpaan angin bisa membuat kram di muka. Muka jadi terasa kaku, ini berbahaya, Selain itu warna dan kondisi visor juga tidak boleh luput dari perhatian. Jangan paksakan pulang mudik memakai helm yang sudah baret. Goresan pada visor bisa mengaburkan pandangan khususnya ketika berpapasan dengan sorot lampu kendaraan lain. Lebih baik ganti terlebih dahulu.
Visor warna gelap juga sebaiknya tidak dipakai pada perjalanan malam hari. Visor gelap bisa mengurangi jarak pandang. Kalau memang perjalan yang dilakukan harus melalui perubahan waktu dari siang ke malam, tidak ada salahnya membawa dua visor, gelap dan bening untuk bergantian. Toh, kini untuk melepas dan memasang visor pada helm-helm terbaru sudah tidak memerlukan obeng. Tinggak tarik tuas, maka visor bisa langsung terlepas.


* Pastikan Pas

Slogan “pastikan pas” bukan hanya milik POM bensin nasional, tapi juga berlaku pada pemilihan helm. Usahkan helm yang dipakai benar-benar pas di kepala. Tidak terasa longgar tapi tidak boleh terlalu ketat. Bila terlalu longgar, ketika terjatuh tumbukan yang menimpa kepala tidak langsung teredam. Tapi justru membuat kepala memperoleh imbas tumbukan lebih besar. Selain itu juga bisa menganggu konsentrasi berkendara karena helm terasa tidak kompak dengan gerakan kepala. Cara untuk memastikan helm tidak longgar adalah dengan menggerakannya ke kanan-kiri, atas bawah. Pastikan kepala dan helm bisa dengan kompak bergerak dan tentunya tetap nyaman. Sedangkan helm yang terlalu ketat justru bisa bikin pusing karena peredaran darah ke otak terhambat. Memastikan tali ikatan helm terikat kuat sampai bunyi klik memang harus dilakukan. Tapi jangan asal kuat, percuma kalau kuat tapi longgar atau justru mencekik leher. Sesuaikan juga jarak tali ikatan helm dengan dagu.


7. Matikan Handphone saat berkendara



Anjuran mematikan handphone saat berkendara punya alasan kuat, apalagi dalam perjalanan mudik. Dalam perjalanan jauh membutuhkan konsentrasi tinggi. Menerima handphone (HP) sambil berkendara menjadi salah satu penyebab buyarnya konsentrasi.
Ketika menerima telepon, posisi tangan tidak sempurna dalam menguasai pengendalian motor. Karena salah satu tangan pasti akan melepas kemudi. Mata juga menjadi tidak lagi berkonsentrasi pada jalan, malah ikut memperhatikan layar monitor handphone.

Bayangkan bila sedang dalam posisi seperti itu, tiba-tiba ada lubang atau kendaraan lain yang melakukan pengereman mendadak. Reflek cepat yang seharusnya dilakukan untuk menghindar bisa terlambat. Jika telat, celaka yang didapat.

Penggunaan helm yang dilengkapi handsfree juga jangan digunakan. Meski tidak mengganggu tangan tapi tetap saja konsentrasi pengendara akan terbagi.


8. Nyalakan lampu siang dan malam

Mau mudik siang atau malam, lampu utama harus terus menyala!. Bukan sekedar himbauan, ini sudah menjadi kewajiban karena sudah disahkan oleh undang-undang lalu lintas yang baru.

Undang-Undang (UU) No.22 tahun 2009, pasal 107 ayat 2, mengatur penggunaan lampu utama di siang hari pada sepeda motor. Pasal ini berbunyi, “Sepeda motor wajib menyalakan lampu utama pada siang hari.”

Dengan lampu menyala pada siang hari, pengendara sepeda motor dan pengguna jalan lainnya akan lebih waspada. Dari spion bisa terlihat kilatan cahaya yang menandakan ada sepeda motor lain di belakang. Begitu juga di depan sorot lampunya akan memudahkan melihat sepeda motor lain.

Itulah beberapa tips agar perjalanan mudik anda yang menggunakan sepeda motor semoga perjalanan anda aman, nyaman dan selamat hingga tujuan. Sehingga silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman bisa terjalin erat dan hangat.



Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1437 H, Mohon Maaf  Lahir dan Bathin.

Sunday, June 12, 2016

Ketentuan dan Denda Resmi Pelanggaran Lalu Lintas ("Tilang") 


Apakah Anda melanggar rambu lalu lintas? Ketahuilahtarif denda resminya. walau selalu disiplin dalamberlalu-lintas, namun tetap sesekali mungkin lalai atau tidak sengaja melanggar aturan dan diberhentikan polisi yang bertugas. Berapakah denda resmi dari setiap pelanggaran yang dilakukan?
   

Prosedur Penilangan
Polisi yang memberhentikan pelanggar wajib menyapa dengan sopan serta menunjukan jati diri dengan jelas. Polisi harus menerangkan dengan jelas kepada pelanggar apa kesalahan yang terjadi, pasal berapa yang telah dilanggar dan tabel berisi jumlah denda yang harus dibayar oleh pelanggar.
Pelanggar dapat memilih untuk menerima kesalahan dan memilih untuk menerima slip biru, kemudian membayar denda di BRI tempat kejadian dan mengambil dokumen yang ditahan di Polsek tempat kejadian, atau menolak kesalahan yang didakwakan dan meminta sidang pengadilan serta menerima slip merah. Pengadilan kemudian yang akan memutuskan apakah pelanggar bersalah atau tidak, dengan mendengarkan keterangan dari polisi bersangkutan dan pelanggar dalam persidangan di kehakiman setempat, pada waktu yang telah ditentukan (biasanya 5 sampai 10 hari kerja dari tanggal pelanggaran).


Menyuap Polisi
Ada sebagian pelanggar peraturan memilih untuk menyuap polisi dengan uang berlipat-lipat dari denda yang akan dijatuhkan karena adanya anggapan bahwa mengurus tilang itu sangatlah sulit. Ada pula kalanya polisilah yang meminta uang kepada pelanggar agar pelanggar bisa segera pergi dari lokasi pelanggaran tanpa mengikuti prosedur hukum. Bila penyuapan ini terbukti maka bisa membuat polisi dan penyuap dihukum penjara karena menyuap polisi/pegawai negeri adalah sebuah perbuatan melanggar hukum.


Informasi Lengkap
Sanksi pelanggaran lalu lintas di jalan raya semakin berat. Dalam undang-undang tentang lalu lintas yang terbaru, sanksi denda atau tilang naik sekitar 10 kali lipat dengan kisaran Rp 250 ribu hingga Rp 1 juta. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang disahkan DPR pada 22 Juni 2009. Berikut daftar tilang untuk kendaraan bermotor terhadap pelanggaran lalu lintas : 

1. Setiap pengendara kendaraan bermotor yang tidak memiliki SIM dipidana dengan pidana kurungan paling lama 4 bulan atau denda paling banyak Rp 1 juta (Pasal 281).

2. Setiap pengendara kendaraan bermotor yang memiliki SIM namun tak dapat menunjukkannya saat razia dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 288 ayat 2).

3. Setiap pengendara kendaraan bermotor yang tak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 280).

4. Setiap pengendara sepeda motor yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan seperti spion, lampu utama, lampu rem, klakson, pengukur kecepatan, dan knalpot dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 285 ayat 1).

5. Setiap pengendara mobil yang tidak memenuhi persyaratan teknis seperti spion, klakson, lampu utama, lampu mundur, lampu rem, kaca depan, bumper, penghapus kaca dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 285 ayat 2).

6. Setiap pengendara mobil yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan berupa ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, dan peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 278). 

7. Setiap pengendara yang melanggar rambu lalu lintasdipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 287 ayat 1).

8. Setiap pengendara yang melanggar aturan batas kecepatan paling tinggi atau paling rendah dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 287 ayat 5).

9. Setiap pengendara yang tidak dilengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 288 ayat 1).

10. Setiap pengemudi atau penumpang yang duduk disamping pengemudi mobil tak mengenakan sabuk keselamatan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 289).

11. Setiap pengendara atau penumpang sepeda motor yang tak mengenakan helm standar nasional dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 291 ayat 1).

12. Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari dan kondisi tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah). (Pasal 293 ayat 1)

13. Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan tanpa menyalakan lampu utama pada siang harisebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 (lima belas) hari atau denda paling banyak Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah). (Pasal 293 ayat 2)

14. Setiap pengendara sepeda motor yang akan berbelok atau balik arah tanpa memberi isyarat lampudipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 294).
   

Selalu patuhi rambu lalu lintas. Kebiasaan mengabaikan itu bisa membahayakan keselamatan orang lain. Mempraktikkan tertib lalu lintas bukan sekadar mencerminkan kepribadian diri sendiri, tapi juga menekan kecelakaan lalu lintas.


Makin sering langgar lalu lintas, makin sering pula uang anda melayang untuk membayar denda. Tapi yang paling fatal dari keseringan melanggar adalah kemungkinan besar jadi korban kecelakaan. Cintai diri anda sendiri dan keluarga yang menanti anda pulang dengan selamat.

Sunday, June 05, 2016

" Pelopor Berbagi Sesama" Bakti Sosial Naked Wolves Indonesia Chapter Tangerang Selatan


Naked Wolves Indonesia Chapter Tangerang Selatan atau disebut NWI Tangsel ini adalah komunitas pengguna sepeda motor Kawasaki Bajaj Pulsar 200NS.

Pada Sabtu, 4 Juni 2016 Komunitas yang di komandani oleh Kang Panggih Widodo sebagai Koordinator Chapter Wilayah TangSel ini melaksanakan kegiatan Bakti Sosial,  Bakti Sosial dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1437H. Dengan tema " Pelopor Berbagi Sesama" kegiatan ini merupakan pengamalan salah satu dari 3 pilar NWI yaitu Bikers Social Responsibility, dilain itu kami ingin bukan hanya sebagai Pelopor Keselamatan berkendara kami juga ingin juga sebagai Pelopor dalam kegiatan sosial kemasyarakatan ujar Kang Reza Agis selaku Koordinator pelaksana kegiatan tersebut. Masih menurut kang Reza NWI Tangsel sengaja melakukan kegiatan ini lebih dulu sebelum ibadah puasa dikarenakan kami ingin membantu warga kurang mampu khususnya para janda, dengan harapan mereka juga bisa menyambut bulan suci Ramadhan dengan suka cita dan beribadah dengan khusuk.

Dalam kegiatan ini diisi dengan pengajian dari ibu-ibu majlis taklim Al Amaliyah desa Pisangan Kecamatan Ciputat Timur kota Tangerang Selatan, dan doa bersama. Sebanyak 23 paket sembako dan santunan diberikan kepada kaum ibu janda yang kurang mampu, mereka sangat senang dengan adanya kegiatan berbagi ini. Ibu Ani selaku pengurus Majlis Taklim Al Amaliyah menyambut kegiatan ini dengan senang bahwasanya masih ada sebagian masyarakat yang peduli pada kaum ibu kurang mampu yang telah ditinggal suami mereka. Dan ternyata tidak seperti dugaan bahwa club atau komunitas motor juga punya kegiatan positif semoga kegiatan ini bisa terlaksana berkesinambungan.


Salah satu ibu penerima bantuan Nenek Minun mengucapkan terima kasih dan senang sekali menyambut kegiatan ini "semoga adek-adek murah rezeki, selamat dunia akhirat dimudahkan urusannya" yang diaminkan serentak oleh para wolvers NWI Tangsel.





Galery :





Friday, June 03, 2016

Berkendara Aman, Nyaman dan Selamat Saat Berpuasa

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1437 H


Marhabban ya Ramadhan...

Dalam hitungan hari bulan yang sangat dinantikan oleh seluruh umat Muslim akan tiba, bulan penuh berkah dimana seluruh amal ibadah setiap umat dilipat gandakan pahalanya.

Sebulan penuh menahan lapar, haus dan hawa nafsu adalah kewajiban selama bulan Ramadhan. Lalu apakah selama beribadah dibulan suci ini segala kegiatan berkurang? Tentu tidak kegiatan sehari-hari tetap berjalan dan tentunya roda perekonomian juga tetap berputar.

Kali ini Reza Black Wild Roses akan berbagi tips agar kita bisa berkendara aman, nyaman dan selamat dan ibadah puasa pun tak terganggu selama bulan Ramadhan.

Selama kita menjalankan ibadah puasa tidak dipungkiri ada kendala saat kita berkendara, dimana saat berkendara pikiran fokus kita agak berkurang dikarenakan kurangnya istirahat dan berpuasa saat berpuasa. Apa saja yang harus diperhatikan agar kita bisa berkendara yang aman, nyaman dan selamat serta tidak mengganggu nilai ibadah kita semua?

Pertama, makan sahur secukupnya dan tambahkan multivitamin apabila diperlukan untuk menjaga stamina. Pastikan waktu tidur yang cukup yaitu delapan jam dalam satu hari dan kurangi aktivitas tidak perlu sehingga menguras tenaga.

Kedua, pengendara harus sadar akan batasan kemampuan diri. Apabila mengantuk atau lelah saat mengemudi, pastikan mencari tempat yang aman untuk berhenti dan berisitirahat. Lakukan sedikit senam peregangan otot untuk melancarkan aliran darah dalam tubuh dan hirup oksigen yang banyak. Apabila sudah merasa lebih baik, baru lanjutkan perjalanan.

Ketiga, atur jadwal dan rute perjalanan untuk menghemat jarak, waktu, tenaga, serta menghindari kemacetan. Yang terpenting, tetap kendarai kendaraan dengan kecepatan yang aman, sesuai pentunjuk kecepatan yang dianjurkan.

Keempat, bila Anda menemui pengendara atau pengguna jalan lain yang tiba-tiba menyerobot, mendahului atau dengan seenaknya memutar atau berbelok, tak usah emosi. Anggap saja, mereka adalah orang yang tak mengerti etika dan sopan santun maupun peraturan lalu lintas.

Dengan memaklumi tindakan mereka, emosi tidak akan terpancing. Namun, bila tak hanya satu orang yang berperilaku seperti itu, sebaiknya Anda menghindari jalan tersebut atau bila mungkin menjaga jarak.
Satu hal lagi, jangan terpancing untuk ikut-ikutan memaki bila orang di sekeliling Anda menyumpahi atau memaki pengguna jalan yang menyerobot atau bertindak ugal-ugalan itu. Hal itu untuk menghindarkan emosi Anda tersulut.

Terakhir, sebaiknya Anda kembali mengingat-ingat apa saja kira-kira yang harus Anda lakukan pada kendaraan kesayangan? Apakah oil telah diganti? Air aki dan radiator telah ditambah? Sudahkah kabel kelistrikan benar-benar aman? Pastikan juga tekanan ban telah sesuai standar dan bahan bakar terisi cukup. 
Hal itu semua dimaksudkan sebagai antisipasi kejadian yang tidak diinginkan kala Anda melaju di perjalanan. Sebab, bila tiba-tiba kendaraan mogok, ban kempis, atau mesin overheat, tentu akan merepotkan. Rasa kesal, jengkel, atau bahkan marah sangat mungkin muncul.

Demikian sedikit tips berkendara selama berpuasa, semoga bermanfaat dan kita selalu aman,nyaman dan selamat sampai tujuan dan ibadah kita selama bulan Ramadhan dilipat gandakan pahalanya oleh Allah S.W.T amiin.

Friday, May 27, 2016

Ajarkan Kebaikan Pada Diri Sendiri


Sudah menjadi kewajiban bagi seorang lelaki dewasa ketika dia sudah berkeluarga menjadi kepala keluarga, pembimbing keluarga sekaligus pencari nafkah. Namun tanpa disadari apa yang dilakukan dan di ajarkan melenceng jauh dari kenyataan.

Seorang ayah mengajarkan kepada anak istrinya jika keluar rumah harus mendapat ijin darinya. Agar ayah tersebut bisa tau kemana sang istri atau anak pergi dan jika terjadi sesuatu dia bisa mengetahuinya. Namun sang ayah setiap hari berkendara tanpa SIM (Surat Ijin Mengemudi). Lalu bagaimana jika terjadi kecelakaan padanya?

Seorang ayah mengajarkan pada anak istrinya patuh pada setiap aturan keluarga. Tetapi ketika dijalan, sang ayah tidak patuh pada aturan berlalu lintas.

Seorang ayah berkata pada anaknya " Nak, kalau main keluar gunakan alas kaki agar kakimu tidak kotor dan terkena paku, beling atau barang bahaya yang bisa melukaimu" tetapi sang ayah berkendara motor tidak menggunakan helm atau alat keselamatan berkendara lainnya.

Seorang ayah mengajarkan pada anaknya untuk menjadi pribadi yang sabar dan saling toleransi sesama, tetapi sang ayah tidak sabar ketika dijalan saling serobot dan menyalip tanpa peduli pengendara yang lain.

Seorang ayah mengajarkan pada anak istrinya agar tidak mengambil yang bukan haknya, tetapi sang ayah berkendara masuk jalur busway dan naik trotoar.

Masih banyak lagi ajaran-ajaran kita selaku orang tua yang melenceng dari kenyataannya. Semoga kita dijauhkan dari hal-hal tercela. Seorang ayah adalah panutan dan cerminan bagi keluarga. Ajarkan kebaikan dengan bukti nyata.

Lambaian tangan dan senyuman anak istri ketika ayah berangkat bekerja jangan jadikan senyuman terakhir mereka pada ayah. mereka berharap anda selaku ayah dan suami kembali selamat dan berkumpul bahagia.

Ajarkan bahwa saya seorang ayah polopor keselamatan berkendara dijalan.

Thursday, May 26, 2016

Micro Sleep Saat Berkendara & Cara Menghindarinya.

Pict from google
Micro sleep, atau tidur mikro menurut teori adalah suatu keadaan dimana anda terlelap (tertidur) untuk waktu sepersekian detik, tanpa disadari. Memang, analogi tidur adalah tidak sadar. Hanya saja micro sleep ini biasa terjadi di tempat yang 'tidak diinginkan'. Biasanya, disebut micro sleep jika tidur yang tidak sengaja ini terjadi sampai 30 detik. Jika lebih dari itu, tentunya sudah bukan micro sleep tapi tidur pulas, dan biasanya di tempat yang diinginkan.

Micro sleep saat berkendara, sudah banyak terjadi dan tentu saja banyak menimbulkan korban jiwa. Biasanya, micro sleep saat berkendara dimulai ketika kesadaran pengendara mulai menghilang namun orang yang mengalaminya merasa masih sadar dan sanggup berkendara, dan ketika benar-benar dalam keadaan sadar, ternyata kendaraannya 'sudah siap' untuk mengalami kecelakaan.

Micro sleep biasanya disebabkan oleh kelelahan fisik dan mental yang amat sangat, kurang tidur, depresi, stress, atau hipersomnia. Micro sleep bisa datang kapan saja, oleh karena itu para pengendara harus tetap waspada mengenai keadaan ini. Beberapa gejala akan terjadinya micro sleep yang umum terjadi adalah :

- Sering melakukan kesalahan ketika mengemudi
- Kecepatan sering tidak teratur
- Salah mengambil jalur atau berpindah jalur secara tidak sadar
- Kepala sering mengangguk-angguk/terkulai
- Kelopak mata terasa berat
- Mata terasa perih dan kadang berair
- Menguap
- Dan Perasaan lelah.

Jika anda mengalami hal-hal diatas, maka anda harus meningkatkan kewaspadaan anda saat berkendara. Atau sangat dianjurkan dan lebih baik lagi, jika anda berhenti sejenak untuk beristirahat.

Ada beberapa tips untuk menghindari kecelakaan yang disebabkan micro sleep. Mungkin akan berguna bagi anda yang suka berkendara dalam waktu lama.

- Ambillah waktu untuk istirahat setelah berkendara selama 2 sampai 4 jam. Mungkin daya tahan orang berbeda-beda, ada yang sanggup hingga 6-7 jam. Oleh karena itu, 2 sampai 4 jam itu untuk paling minim.
- Jika berkendara jauh, usahakan jangan sendiri. Akan lebih bermanfaat jika ada teman perjalanan untuk mengobrol, dan dapat memperhatikan keadaan anda. Jadi bisa sebagai 'alarm' jika anda mulai terlihat mulai lelah.
- Usahakan tetap fokus saat berkendara dan cobalah menikmati perjalanan anda (bisa dengan menikmati pemandangan disekitar anda).
- Makan permen asam atau minuman yang memiliki rasa asam (ini biasanya akan membangkitkan diri ketika rasa kantuk datang).

Demikian sedikit penjelasan tentang Micro Sleep dan tips menghindarinya, jadikan perjalanan anda aman, nyaman dan selamat sampai tujuan. Tetap patuhi aturan berlalu lintas dan jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas.

Wednesday, May 25, 2016

Pesan Dari Sebuah Kejadian

picture from google
Mungkin bisa diambil sebuah hikmah dari cerita kejadian yang pernah saya alami ini, pentingnya edukasi tentang berkendara yang berkeselamatan.

Pagi itu cuaca bisa dibilang cerah, saya mempersiapkan diri untuk menghadapi rutinitas sehari-hari. Kebetulan hari itu, hari Senin dimana biasanya jalan sangat padat dan semua pengendara sangat ingin cepat sampai tujuan. Segera setelah rapi mempersiapkan diri saya mengecek sepeda motor yang saya apakah semua yang ada di motor bekerja sesuai dengan fungsinya, setelah semua dipastikan berfungsi dan normal saya berpamitan dengan Istri dan Anak berangkatlah saya bekerja mencari nafkah keluarga.

Betul saja jalan mulai padat padahal jam menunjukkan pukul 5.48 pagi. Hanya bersabar yang saya bisa, seperti biasanya ketika jalan raya padat saya memutar melalui jalan pintas masuk jalan kecil. Yang terpenting saya jalan terus tidak berhenti dan jalan ketika macet. Ketika macet dan berhenti membuat saya mengantuk maka saya ambil jalan pintas agar bisa jalan terus.

Ketika saya masuk jalan raya kembali setelah memotong jalan jalan tersebut lumayan lengang dalam hati lumaya juga. Saya gas motor dikecepatan 60-80km/j, ketika saya melaju dikecepatan tersebut di jalur lawan arah saya, saya melihat sepeda motor jenis matic di kendarai oleh seorang ibu muda dengan membawa seorang anak laki usia 3 tahunan berdiri di dek motor. Lampu isyarat motor ibu tersebut menyala ke kanan dari motor tersebut dan posisi motor berhenti di tengah jalan saya segera menganalisa situasi, saya lihat ada jalan masuk di sisi kiri jalan arah saya, saya berfikir si ibu akan menyebrang dan masuk jalan itu. Ketika itu saya beri tanda pada ibu itu klason saya bunyikan agar si ibu tahu saya melaju agak kencang pengendara motor lain yang berada disisi kanan saya juga melakukan hal yang sama.

Saya berharap si ibu pengendara motor ini tahu dan memberi saya serta pengendara lainnya jalan terlebih dahulu sebelum menyebrang, namun yang terjadi berbeda ketika jarak motor saya mendekati si ibu tersebut, tiba-tiba motor yang dikendarai ibu itu bergerak maju karena jarak terlalu dekat dan posisi yang agak sulit menghindar maka terjadilah benturan yang keras melibatkan saya, ibu dan anaknya pengendara motor matic dan seorang bapak pengendara motor yang sebelumnya berada disisi kanan saya. Kami semua terpental saya pun terhempas keras di aspal ketika itu saya langsung bangkit rasa sakit belum dirasa. Saya lihat anak si ibu itu menangis keras dengan darah mengalir di bagian dahinya, sementara si ibu dalam kondisi tidak bergerak, tidak sadarkan diri di tengah jalan. Segera saya angkat anak si ibu saya bawa ke pinggir jalan sementara si bapak pengendara lain dan warga setempat membopong si ibu kepinggir jalan juga.

Tidak berapa lama polisi yang mengatur jalan di persimpangan jalan yang tak jauh dari lokasi kejadian datang menghampiri kita semua (mungkin polisi tersebut di beri tahu pengendara lain yang melintas ketika kecelakaan terjadi). Kepada polisi saya meminta bantuan untuk mengantar ibu dan anaknya ke rumah sakit terdekat, saat itu saya tidak mempedulikan kondisi saya sendiri yang ada dipikiran saya hanya ibu dan anak tersebut. Sampai di rumah sakit hasil pemeriksaan sang anak tidak mengalami luka serius hanya luka di dahinya sementara si ibu luka dikepala, dan beberapa luka di tangan hingga kaki, serta sendi pergelangan kaki kiri bergeser. Sambil menunggu pengobatan ibu itu saya dan si bapak yang juga terlibat kecelakaan dimintai keterangan oleh pihak kepolisian dan saya ceritakan apa yang terjadi. Sementara si ibu belum sadarkan diri, kepolisian pun menunggu hingga si ibu sadar agar bisa dimintai keterangan. Dari kejadian sekitar pukul 6.40 pagi si ibu baru sadar pukul 12.17 siang, itu juga tidak bisa langsung dimintai keterangan karena si ibu masih shock karena kejadian tersebut. Pukul 16.23 si ibu mulai pulih dan baru bisa dimintai keterangan. Beliau menceritakan kejadian bahwa sehabis mengantar anak pertamanya kesekolah, dan ketika sebelum kejadian memang dia ingin masuk gang dan posisi sudah berhenti serta memberi lampu isyarat, yang mengejutkan dari cerita si ibu bahwa saat posisi berhenti itu ia merasa tangan kanannya sedikit pegal maka ia sedikit meregangkan tangan melepas tangan dari stang, saat itulah rupanya sang anak ibu tersebut memegang stang gas dan memutarnya.maka motor maju sehingga terjadi benturan tersebut "Dede ngegas motor" kata si ibu.

Dari kejadian ini saya menyadari bahwa pentingnya edukasi secara menyeluruh bagi setiap pengendara kendaraan sangatlah penting. Selamat bukan untuk diri sendiri tapi untuk orang lain disekitar kita. Waspada maut jalanan bisa kapan saja menghampiri kita. Jadikan berkendara aman, nyaman dan selamat sebagai kebutuhan.

Friday, May 20, 2016

Penjelasan SIM dan Fungsi SIM

Apa itu SIM dan apa Fungsi SIM tersebut ? 
Dokumen Pribadi

Surat Izin Mengemudi atau SIM merupakan  bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani, memahami peraturan lalu lintas, terampil menggunakan sepeda motor, dan tahu tata aturan dalam lalu lintas. Setiap pengendara wajib memiliki surat izin mengemudi (SIM) sesuai dengan undang-undang nomer 22 tahun 2009 pasal 77 ayat 1

 Fungsi SIM (surat ijin mengemudi) adalah : 
 - Sebagai bukti kompetensi mengemudi,
 - Sebagai registrasi pengemudi kendaraan bermotor yang memuat keterangan identitas lengkap pengemudi,
  - Untuk mendukung kegiatan penyelidikan, penyidikan dan identifikasi forensik Kepolisian.
Percayakah anda bahwa Indonesia dari sekitar 60 juta unit motor yang beredar sekitar 40 persennya tidak memiliki SIM, padahal SIM mutlak wajib dimiliki bagi kita yang hampir beberapa jam dalam sehari berkendara mengunakan sepeda motor/mobil, bukan hanya untuk mencegah operasi atau razia yang kadang dilakukkan oleh Polisi tapi SIM juga bermanfaat ketika kita mengalami suatu kejadian yang tidak kita inginkan seperti kecelakaan atau mungkin terlibat dalam kecelakaan walau secara tidak sengaja.

Sebagai contoh : Ada teman saya yang setiap harinya mengendarai sepeda motor untuk pergi dan pulang kerja, suatu hari saat perjalanan menuju tempat bekerja dia mengalami kecelakaan lalu lintas. Sebuah mobil menabraknya. Saat berkendara itu teman saya tersebut belum memiliki SIM ketika kejadian kecelakaan tersebut teman saya ini tidak bisa menuntut ganti rugi dari si penabrak karena dia secara administratif dianggap tidak berhak berkendara dijalan sebagaimana dalam perundang-undangan bahwasanya setiap pengendara harus memiliki SIM sesuai jenis kendaraannya. Hal ini juga malah menjadi masalah ketika Kepolisian mengurusnya karena teman saya dianggap melanggar aturan lalu lintas disebabkan berkendara tidak memiliki SIM

Dalam ranah hukum ketentuan pidana bagi pengendara yang tidak bisa menunjukkan Surat Izin mengemudi adalah tertuang pada pasal 106 ayat 5 kurungan pidana paling lama 1 bulan dan denda sebesar 250.000,- dan pengendara yang tidak memiliki surat izin mengemudi adalah kurungan selama 4 bulan denda 1.000.000,- tertuang pada pasal 281 UU no. 2 tahun 2009.

Dari kejadian tersebut bisa diambil kesimpulan bahwa SIM bukan hanya sebagai kelengkapan secara administratif tapi juga merupakan proteksi bagi pengendara.


Demikian Pengertian dari Surat ijin mengemudi (SIM) dan juga fungsi dari Surat ijin mengemudi (SIM) ada beberapa bentuk dan penggolongannya dan akan saya bahas pada artikel saya yang selanjutnya.


Thursday, May 19, 2016

Action Camera dan Cara Pemasangannya



Action camera atau kamera aksi, saat ini dikalangan bikers action cam menjadi suatu kebutuhan tersendiri. Kegunaan action cam adalah untuk mendokumentasikan segala kejadian di dalam perjalanan, saya sendiri pun menggunakan action cam pada setiap perjalanan baik saat touring ataupun terkadang saat saya riding berangkat kerja.

Action cam sendiri saat ini sudah mulai banyak model, tipe dan jenisnya. Dari harga ratusan ribu bahkan jutaan pun banyak terjual bebas. Pada artikel kali ini saya akan berbagi cara penempatan action cam yang baik pada helm kita sehingga setiap momen dalam perjalanan bisa terekam dengan baik.

Pilih Mounting


Biasanya pada saat kita membeli sebuah action cam sudah lengkap dengan berbagai jenis mounting atau bracket yang bisa digunakan dan disesuaikan dengan kebutuhan penempatan action cam itu sendiri. Dalam satu paket action cam terdiri dari camera, waterproof case, base mount, head strap, chest strap, boober, gorilla pod , wrist strap, J hook, flat mount, curved mount, monopod basic, handle bar mount, long screw, clip mount, suction cup (terkadang dalam satu paket ada part mounting yang berbeda). Pilihlah mounting sesuai dengan kebutuhan, pada base pad mounting biasanya terdapat dua jenis yaitu jenis flat atau datar yang digunakan pada media datar dan sedikit melengkung untuk media yang agak melengkung. Lalu pilihlah bracket mounting lainnya sesuaikan dengan kebutuhan.

Posisi Pemasangan

Sesuaikan posisi pemasangan sesuai dengan keinginan, posisi terbaik biasanya diletakkan pada bagian atas dan samping helm, pilihlah permukaan helm yang datar jika permukaan helm sedikit melengkung gunakan base mount yang bentuknya sedikit melengkung. Saya sendiri menaruh base mount pada bagian samping helm, rekatkan base mount dengan melepas bagian sticker 3M yang merekat pada base mount ke helm kita, rekatkan base mount pada helm dan tekan hingga base mount benar-benar merekat pada helm diamkan pada suhu ruangan atau jika ingin cepat merekat kuat bisa menggunakan heater gun atau hair dryer untuk memanasi bagian sticker 3M agar merekat kuat pada helm (saya sendiri menggunakan lem power untuk menempelkannya agar benar-benar kuat dan tidak lepas, tidak disarankan jika anda menggunakan helm mahal ).  Ingat pastikan posisi ini sudah pas dengan posisi yang diinginkan. Setelah itu pasang camera dan bracket penunjang lainnya dan sesuaikan.

Posisi Arah Kamera

Posisikan arah kamera sesuai dengan kebutuhan anda pastikan lensa kamera bisa menangkap luas area yang dituju. Posisi kamera tidak mesti harus tegak lurus, sesuaikan dengan Point of View yang dituju. Bisa dilihat pada posisi kamera yang saya pasang pada helm saya, jika helm diletakkan lurus kamera cenderung terlihat mengarah keatas, dini dikarenakan posisi helm saat saya gunakan akan sedikit miring kebawah pada bagian depan sehingga ketika helm yang telah dipasang kamera tersebut saya gunakan kamera akan menghadap lurus kedepan dan area jangkauan PoV pun terlihat luas. Sesuaikan arah kamera dengan cara anda menggunakan helm dan peletakkan kamera pada helm itu sendiri.

Berikut sedikit cuplikan hasil video dari action cam saya yang saya pasang pada tangki motor



Demikian sedikit informasi cara pemasangan action cam ala saya sendiri, jika ada pertanyaan dan ada yang kurang jelas bisa tanyakan pada comment dibawah.


Enjoy your every moment and share with your best friend.

Fungsi Spion Bagi Keselamatan Dijalan

Kaca Spion / Back Mirror

Kaca Spion atau back mirror, semua pengendara kendaraan pasti tahu apa fungsi dan kegunaan spion. Ya, spion berfungsi saat pengendara ingin melihat situasi area belakang dari kendaraan yang sedang dikendarainya.
Masih banyak para pengendara roda dua mengabaikan betapa pentingnya fungsi spion.  Menggunakan kaca spion pada sepeda motor adalah sangat penting bagi setiap pengendara motor.
Walau ini hanya sebuah kaca atau cermin, namun fungsinya sangat bermanfaat. Perlu diketahui bahwa fungsi utama dari kaca spion adalah untuk membantu melihat situasi area belakang dari kendaraan yang sedang dikendarainya dan memastikan kondisi aman ketika kita hendak berbelok, memutar arah atau menyusul kendaraan lain.
Ini berarti, kaca spion bisa membantu anda memastikan bahwa tidak ada objek bergerak dari arah belakang yang bisa menimbulkan benturan.

Ada pula hal lain yang sering dipermasalahkan oleh pengendara roda dua yakni menganggap bahwa kaca spion dari pabrikan berkesan mengganggu. Posisinya yang lebar dianggap menyusahkan dan mengganggu ketika menyalip ditengah kemacetan.
Dari pemikiran seperti inilah banyak pengendara sepeda motor yang salah kaprah mengenai fungsi spion. Dan hal ini menyebabkan, mereka mengganti dengan kaca spion yang ukuran kacanya lebih kecil, atau memiliki batang lebih pendek. Yang lebih parah ada yang melepas spion pada kendaraannya. Perlu di ingat, penggunaan spion yang kurang tepat akan mengakibatkan kecelakaan di jalan raya.
Idealnya adalah pada setiap kendaraan sepeda motor tetap menggunakan kaca spion yang dikeluarkan oleh pabrikan sepeda motor itu sendiri. Maka dari itu pengendara disarankan tidak asal dalam mengganti spion, sebelum mempertimbangkan daya pandang dan jangan menyepelekan fungsi dari kaca spion motor.
Berkendaralah dengan aman,nyaman dan selamat. Bagi diri sendiri dan pengendara lain.