Friday, September 23, 2016

Perjalanan Touring = Cara Saya Memaknai Hidup





Beberapa teman bertanya pada saya, apa sih yang bisa saya dapat ketika saya melakukan perjalanan touring dengan mengendarai sepeda motor sejauh ratusan kilo bahkan hingga ribuan kilo? Jawaban saya sederhana saya sedang belajar memaknai hidup saya. Lhoh apa hubungannya? Begini alasannya.


Arah dan Tujuan,
Sebelum memulai setiap perjalanan tentunya saya mempersiapkan segalanya, kemana arah dan tujuan saya, jalan mana yang harus saya lalui dan perencanaan sebelum memulainya. Persiapan harus dilakukan secara matang baik jasmani dan rohani. Kesiapan diri untuk mengarungi perjalanan juga harus dipikirkan secara matang, karena selama perjalanan tentunya banyak resiko  yang akan kita lalui.


Begitu juga dalam hidup saya perlu merencanakan kemana arah dan tujuan hidup saya, perencanaan hidup harus matang mau dibawa kemana hidup kita tanpa arah dan tujuan hidup tentunya saya akan menjadi orang yang tersesat. Persiapan diri dalam menjalani perjalanan hidup harus disiapkan secara jelas jangan sampai kita tidak sampai ke arah dan tujuan yang dituju karena adanya aral dan rintangan selama kita menjalaninya dan kita menyerah begitu saja.


Perbekalan
Dalam setiap perjalanan tourin saya persiapkan segala sesuatunya seperti perbekalan, perbekalan yang dimaksud adalah perbekalan diri selama perjalanan baik secara materi maupun non materi, baik secara jasmani maupun rohani. Belajar dari pengalaman orang yang pernah lebih dahulu melakukan perjalanan  touring dengan tujuan yang sama adalah ilmu yang berharga. Setidaknya kita bisa tahu jalan mana yang harus kita lalui dan apa yang kita lakukan jika kita menemukan rintangan yang sama. Pengalaman orang tersebut bisa jadi bekal kita dalam melakukan perjalanan touring



Dalam kehidupan saya juga perlu mempersiapkan perbekalan dalam mengarungi kehidupan ini. Perbekalan dalam hidup bisa beraneka ragam bisa bekal materi maupun non materi. Petuah dari orang yang lebih tua atau dituakan bisa menjadi landasan dan bekal yang berharga dalam mengarungi kehiupan.


Resiko
Di setiap perjalanan touring tidak selamanya berjalan lancar, tidak selamanya jalan yang dilallui itu mulus dan lurus. Ada saja hambatan, aral dan rintangan yang bisa menghambat perjalanan saya. Jalan rusak, jalanan berkelok, macet, resiko kecelakaan baik ringan maupun berat bisa saja terjadi.  Tentunya saya harus siap melewati segala hambatan itu. Karena saya sudah punya arah dan tujuan serta persiapan perbekalan yang memadai untuk melakukan perjalanan. Saat saya menyatakan diri siap untuk melakukan perjalanan maka saya telah siap menanggung segala sesuatunya.


Di kehidupan tentunya resiko, hambatan, aral dan rintangan selalu ada, persiapan diri dengan rencana yang matang dan siap menghadapi hambatan tentunya membuat hidup saya lebih bermakna. Halangan atau rintangan adalah nikmat Tuhan agar kita bisa belajar dan mencari jalan keluar dari hambatan tersebut. Tidaklah mungkin saya akan melalui jalan yang sama ketika jalan itu rusak dan tidaklah mungkin saya akan menunggu tembok rubuh dijalan yang buntu. Cari jalan alternatif lainnya.


Silaturahmi
Ketika perjalanan touring tidak jarang saya berjumpa dengan orang yang sama dengan tujuan yang akan saya tuju. Biasanya kita saling bertukar informasi dan bertukar ceita dan pengalaman selama perjalanan touring tersebut. Atau juga saya sengaja mengunjungi rekan, teman, sahabat ataupun saudara yang berada di kota-kota yang saya lalui dengan harapan silaturahmi tidak terputus. Silaturahmi adalah pintu rejeki begitu katanya dan itu terbukti, paling tidak saat mampir itu saya bisa berhemat dalam perbekalan hehehe....


Dalam kehidupan juga seperti itu saya berkomitmen jangan pernah putus tali silaturahmi dengan setiap orang yang pernah saya kenal maupun baru saya kenal. Saling bertukar pikiran dan saling membantu satu sama lain, menjaga toleransi dalam kehidupan perkuat tali silaturahmi agar hidup tidak susah.


Sampai ditujuan
Untuk sampai ditujuan tentunya tidak mudah seperti yang saya utarakan tadi banyak hal yang bisa jadi penghambat kita untuk mencapai tujuan, namun apa yang saya lakukan ketika saya sampai ditujuan?  Yang pertama tentunya bersyukur pada Tuhan atas segala nikmat dan karunianya sehingga tujuan yang saya tuju bisa tercapai rintangan bisa saya lalui dan saya bisa menambah saudara baru yang bertemu dengan saya ditengah perjalanan. Lalu apakah saya puas? Tentu tidak perjalanan masih panjang masih banyak tempat indah dan pengalaman perjalanan lain yang belum saya dapat dan itu menjadi target perjalanan touring saya selanjutnya.


Sama halnya dikehidupan saya, ketika tujuan hidup saya tercapai saya bersyukur telah diberi kesehatan, umur panjang segala rintangan hidup bisa dilalui dan tentunya ilmu-ilmu baru saya peroleh selama saya menjalani perjalanan kehidupan. Dan saya tidak akan puas pada satu hal saja selama nafas masih berhembus masih banyak dan jauh perjalanan hidup yang saya harus lalui. Tentunya ilmu dan bekal akhirat harus saya dapatkan.

Itulah alasan saya melakukan perjalanan touring. Jauh, lelah, letih, penuh resiko sudah menjadi hal yang biasa bagi saya. Jatuh dan bangkit lagi, tersesat bertanya dan mencari jalan alternatif. Perjalanan yang sangat menguras waktu, tenaga dan pikiran bukan perjalanan yang hanya tinggal duduk dan tiba ditujuan, bukan perjalanan yang cepat dengan melintasi angkasa. Perjalanan touring adalah cara saya memaknai hidup, cara saya belajar melewati kehidupan.



Bukan hal yang mudah namun ada kepuasan saaat saya bersyukur pada Tuhan saat saya mencapai arah tujuan saya. Saya tidak akan pernah menyerah perjalanan masih panjang masih banyak tujuan yang belum saya capai.

Saturday, September 17, 2016

Gaya Hidup Tertib dan Selamat Di Jalan



Gaya hidup atau life style saat ini sudah mewabah dikalangan masyarakat Indonesia terutama dikota-kota besar seperti Ibu Kota Jakarta. Gaya hidup sendiri bermakna perilaku seseorang yang ditunjukkan dalam aktivitas, minat dan opini khususnya yang berkaitan dengan citra diri untuk merefleksikan status sosialnya. Gaya hidup merupakan frame of reference yang dipakai sesorang dalam bertingkah laku dan konsekuensinya akan membentuk pola perilaku tertentu. Terutama bagaimana dia ingin dipersepsikan oleh orang lain, sehingga gaya hidup sangat berkaitan dengan bagaimana ia membentuk image di mata orang lain. Banyak orang yang mencanangkan berbagai model gaya hidupnya seperti Gaya Hidup Sehat , gaya hidup sehat adalah suatu pilihan sederhana yang sangat tepat untuk dijalankan. Hidup dengan pola makan, pikiran, kebiasaan dan lingkungan yang sehat. Sehat dalam arti kata mendasar adalah segala hal yang kita kerjakan memberikan hasil yang baik. Contoh lainnya dari gaya hidup adalah gaya hidup modern, gaya hidup hemat dan lain sebagainya.


Namun saat ini yang ada dalam benak pikiran saya adakah Gaya Hidup Tertib dan Selamat Di Jalan? Sejauh ini yang saya tahu belum ada gaya hidup tersebut. Tertib dan selamat dijalan masih sebatas budaya, budaya yang terkadang jadi wacana belaka. Budaya tertib dan selamat dijalan adalah budaya yang paling cepat terkikis bukan oleh waktu dan perkembangan jaman. Budaya yang terkikis oleh para pelanggar yang terus menularkan virusnya kepada setiap pengendara di jalan raya.


Untuk itu terbesit dalam benak saya. Jika budaya tertib dan selamat dijalan ini yang semakin lama semakin cepat juga terkikis maka harus di rubah paradigmanya budaya yang sudah banyak ditinggalkan oleh para pengguna atau pengendara kendaraan dijalan raya baik itu disadari ataupun tidak disadari. Harusnya budaya tertib dan selamat dijalan menjadi gaya hidup bagi setiap para pengendara ataupun para pengguna jalan. Saat gaya hidup ini berjalan tentunya setiap individu yang memiliki gaya hidup tersebut menyadari betapa pentingnya tertib dan selamat saat dijalan raya. Jika setiap pengguna atau pengendara di jalan memiliki gaya hidup tertib dan selamat dijalan tentunya kita semua berharap tidak adanya kembali pelanggaran-pelanggaran aturan lalu lintas yang tentunya bisa menyebabkan adanya bahaya bagi diri sendiri maupun bagi pengguna atau pengendara lain di jalan. Setiap orang memiliki gaya hidup tertib dan selamat di jalan akan selalu menonjolkan diri saya adalah orang yang tertib dan saya selalu menjaga keselamatan diri maupun keselamatan pengguna jalan lainnya.


Gaya hidup tertib dan selamat dijalan bisa terjadi jika setiap dari kita menyadari betapa pentingnya arti tertib dan selamat untuk itu mari kita BERGAYA HIDUP TERTIB DAN SELAMAT DI JALAN

Thursday, September 15, 2016

SUSAHNYA TERTIB BERKENDARA DAN BERLALU LINTAS




Dalam era modern ini pada kenyataannya tidak menjadikan Manusia sebagai orang yang bermatabat, seharusnya demikian itu harus disingkirkan pada tempat yang paling pojok. Adakah  sesuatu yang keliru dari apa yang telah diyakini oleh masyarakat pada umumnya di Ibu Kota ini.  Ini tentang perihal masyarakat yang tidak mau tertib, baik sipil, PNS maupun Aparat yang berwajib. Urutan ini tidak pasti anda boleh memulai dari mana saja, karena antara masyarakat sipil, pegawai dan aparatnya sama-sama susah untuk tertib.

Suatu kenyataan yang sulit dipercaya oleh akal sehat, orang yang tertib dihakimi oleh orang yang tidak tertib, dan orang benar dihakimi oleh orang-orang salah. Memang betapa begitu susahnya menjadi orang benar ditengah-tengah orang salah. Hal inilah yang terjadi dalam kompleksitas kehidupan yang terus condong pada arah ketidak sesuaian. Dewasa ini nyaris tidak ada suatu kesalahan, nilai-nilai pembenaran telah disalah artikan oleh banyak orang, bahkan sekarang ini justru segala sesuatu dapat diputar balikan faktanya, yang salah menjadi benar dan yang benar menjadi salah. Anggapan-angapan pembenar telah melahirkan suatu stigma yang mengerikan dalam realitas berkehidupan sosial, serta menyusun dan membangun fundemental yang menyesatkan.

Suatu waktu saya pernah melihat seorang pengendara berada dibaris terdepan pada sebuah persimpangan jalan lebih tepatnya berada dibagian paling depan di belakang garis putih dari lampu lalu lintas, saat itu angka atau timer lampu lalu lintas masih menunjukkan angka 7 (tujuh) dan lampu masih berwarna merah, namun beberapa pengendara lain dibelakangnya sudah tidak sabar dan menekan klakson, tanda bahwa meminta yang didepannya untuk jalan. Hal serupa mungkin juga pernah atau sering kita lihat pada setiap persimpangan yang diatur oleh lampu lalu lintas, saya sendiri pun sering kali mengalami kejadian tersebut saat  kebetulan saya berada dibaris paling depan dari Lampu Lalu Lintas. Saat saya mengalami hal tersebut terkadang saya bingung apakah saya melajukan kendaraan atau tetap tidak bergeming hingga lampu lalu lintas berwarna hijau yang menandakan saya baru bisa melintasi persimpangan, jika saya tidak bergeming tentunya klakson dari pengendara lain yang berada dibelakang saya akan terus berbunyi dan menyebabkan kebisingan. Namun jika saya mengikuti kemauan mereka selain saya tidak tertib dan melanggar peraturan tentunya akan berbahaya bagi diri saya sendiri dan tentunya pengendara lain  yang melintasi persimpangan. Pada saat seperti itu yang saya lakukan adalah tetap menunggu hingga lampu lalu lintas benar-benar berwarna hijau,  dan barulah saya melintas persimpangan tidak peduli akan cemoohan pengendara lain yang pastinya akan marah-marah pada saya.

Dari Mana Kita Harus Memulai Mimpi Tertib Lalu Lintas

Bangsa indonesia ini memiliki cita-cita yang jelas dalam hal lalu lintas jelas menajaga keamanan, kenyamanan, keselamatan dan kelancaran bagi seluruh pengguna jalan umum, dan hal ini harus benar-benar di perhatikan. Marka jalan bukan sekedar hiasan juga lampu-lampu pengatur lalu lintas disetiap persimpangan dan tempat penyeberangan bukan hasil pekerjaan orang yang tidak ada kegiatan, itu semua adalah rambu-rambu yang harus dipahami dan ditaati oleh setiap pengguna jalan.



Namun yang terjadi justru sebaliknya pengguna jalan justru mengabaikan dari rambu-rambu lalu lintas.  Rambu-rambu  tersebut bagaikan hiasan yang tidak ada gunanya, menantang bahaya dengan melanggar aturan berlalu-lintas. Merampas hak pengguna jalan lainnya bahkan tidak jarang justru membahayakan dirinya sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Lalu kemudian apa yang menyebabkan keadaan-keadaan ini terjadi? Tentu ini menyangkut pada kesadaran pengguna jalan umum terhadap tata tertib berkendara dan berlalu lintas. Dengan berbagai alas an tentunya pelanggaran tersebut dilakukan. Waktu, dengan alasan mengejar waktu pengendara cenderung tidak peduli dengan adanya aturan berlalu lintas. Ribet, repot, dan malas juga menjadi alasan para pengendara melakukan pelanggaran.

Pemerintah melalui beberapa aparat terkaitnya merancang dan membuat aturan tata tertib berkendara dan berlalu lintas dengan harapan kita semua pengguan jalan bisa merasakan kenyamanan, keamanan dan keselamatan saat berkendara dan berlalu lintas. Tentunya ini juga harapan dari semua pengguna jalan, untuk itu masihkah kita harus melanggar aturan-aturan tersebut?


Bagi anda yang merasa menjadi makhluk pelanggar aturan berkendara dan berlalu lintas jalan, bisa kita mulai diri kita sendiri insyafkan diri dari sekarang, patuhi aturan berkendara dan berlalu lintas yang ada, jangan sampai ada lagi hak orang lain yang dilanggar atau dicuri hanya karena ketergesa-gesaan kita. Anda harus percaya bahwa setiap pengguna jalan memiliki kepentingan yang tidak bisa ditunda waktunya sebagaimana anda. Jadilah pelopor keselamatan dalam berkendara dan berlalu lintas agar seluruh pengguna jalan bisa merasakan Kenyamanan, Keamanan dan Keselamatan dalam berkendara. Dengan tertib berkendara berlalu lintas maka anda telah peduli pada Kenyamanan, Keamanan dan Keselamatan di jalan raya.

Monday, September 05, 2016

Miskin Karena Kecelakaan



Tingginya angka korban tewas dalam kecelakaan selama beberapa tahun belakangan ini membuat kita semua tercengang dan korban tewas dalam kecelakaan itu di antaranya tewas dalam kecelakaan yang melibatkan sepeda motor.
Disebut kecelakaan yang melibatkan sepeda motor karena belum tentu kecelakaan itu diakibatkan oleh kesalahan pengendara sepeda motor. Bisa saja kecelakaan itu terjadi karena kesalahan atau kelalaian pengendara mobil, bus, ataupun truk.
Menurut data kepolisian Republik Indonesia tahun 2015 kecelakaan jalan di Indonesia telah merenggut  31.234 jiwa dan Kerugian ekonomi yang diderita akibat kecelakaan yang menelan korban jiwa mencapai Rp35,8 triliun.
Kita, kita tidak boleh melupakan bahwa angka 31.234 itu bukan sekadar membicarakan angka-angka, melainkan membicarakan soal manusia yang mempunyai keluarga yang ditanggungnya.
Dari data jumlah pelaku kecelakaan tersebut, dominan di antaranya adalah karyawan, yang menjadi tumpuan hidup bagi keluarganya. Dikisahkan, Sugiyono (39) tewas ketika minibus yang dikendarainya mengalami kecelakaan di Kendal, Jawa Tengah. Ia meninggalkan istrinya, Rohaya (30), dan dua anaknya, Ridwan Budi Saputra (12) dan Langgeng Dewi Permana (6). Perjalanan hidup Sugiyono di dunia sudah berakhir, tetapi istri dan kedua anaknya masih harus terus melanjutkan perjalanan hidupnya tanpa tahu dari mana biaya untuk menghidupi mereka.
Dari sebagian besar kecelakaan lalu lintas yang terjadi, penyebab terbesar adalah faktor kesalahan manusia (human error) sebanyak 65 persen, terutama karena mengantuk dan kelelahan. Penyebab kedua terbesar adalah prasarana jalan (13 persen). Penyebab ketiga adalah kelaikan kendaraan (sekitar 10 persen) dan keempat adalah laik jalan (10 persen).
Rendahnya disiplin pengendara juga menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan. Kecelakaan juga disebabkan oleh watak  pengendara  yang belum menyadari sepenuhnya betapa mahalnya harga nyawa sehingga belum tertib berlalu lintas, seperti masih  banyak masyarakat tidak saling pengertian atau egois pada saat menggunakan jalan, aksi kebut-kebutan bagi remaja dan  sejumlah faktor lainnya. Kelalaian lainnya juga sering terjadi, seperti membuka handphone saat berkendara, tidak menggunakan helm, melawan arus dan sengaja berboncengan mencapai 3 hingga 4 orang serta tidak mematuhi aturan berlalu lintas dan sengaja memodifikasi kendaraan yang membahayakan diri sendiri dan pengendara lainnya 
Jika ada imbauan kepada pengendara untuk berhati-hati saat berlalu lintas di jalan atau diminta menggunakan perangkat pengaman, jawaban mereka adalah kalau sudah takdir mau apa lagi. Mereka lupa bahwa ada keluarga yang menantikan mereka selamat sampai di rumah. Jika pengendara mengalami kecelakaan, keluarga mereka di rumah akan dimiskinkan. Jika tewas, selain harus menanggung biaya pemakaman, keluarga juga kehilangan penopang hidup. Jika cacat, keluarga selain kehilangan penopang hidup mereka juga harus menanggung biaya perawatan dan pengobatan.
Melihat kejadian yang sama berulang dari tahun ke tahun, kita pun bertanya-tanya siapa yang harus disalahkan. Paling mudah adalah menunjuk pemerintah sebagai penyelenggara kehidupan bernegara. Namun, sesungguhnya persoalannya tidaklah sesederhana itu, setiap pihak mempunyai andil sendiri-sendiri.
Menjadi pelopor keselamatan berkendara dijalan adalah suatu bentuk kepedulian bersama dari setiap lapisan masyarakat pengguna jalan. Tanggung jawab keselamatan bukan hanya tanggung jawab dari pemerintah saja namun sudah menjadi tanggung jawab kita bersama selaku pengendara dan pengguna jalan.

Sayangi diri andan dan keluarga anda, Jadikan Indonesia Aman, Nyaman, Selamat dan Sejahtera.

Sunday, July 17, 2016

Mengenali Kode-Kode dan Simbol Pada Ban Motor

Pada artikel sebelumnya yang berjudul Tips Memilih Ban Yg Tepat Sesuai Kondisi jalan dan Kenali Tipenya kita telah bisa memilih ban motor yang tepat untuk digunakan sesuai dengan kebutuhan . Kali ini Reza Black Wild Roses akan berbagi informasi Bagaimana kita mengenali kode-kode yang ada pada ban motor sehingga kita bisa lebih tepat lagi dalam memilih ban sesuai dengan kebutuhan motor.

Pada kendaraan roda dua maupun roda empat, ban adalah salah satu komponen yang sangat penting, karena berhubungan langsung dengan aspal jalanan. Pada komponen itulah kenyamanan, keselamatan, pengendalian, akselerasi, pengereman dan berapa luas area tapak ban yang menempel pada jalan akan memberikan keamanan pada pengendara.

Hal ini penting manakala kita akan mengganti ban kendaraan entah itu modifikasi atau karena ban aus, ini yang harus diperhatikan. Pada saat kita akan mengganti ban kendaraan, biasanya kita hanya mengatakan ukuran ban yang akan kita ganti atau beli, misal ukuran 2.75-17 atau 100/90-18. Karena secara umum parameter itu menunjukan ukuran lebar, tebal dan diameter, tetapi sesungguhnya masih banyak kode maupun symbol yang harus bikers ketahui agar mendapat ban yang sesuai dengan spesifikasi yang dinginkan serta mengetahui batasan-batasan yang aman untuk pemakaian.
   
Kita simak dari bagian yang paling umum dahulu untuk standar sebuah ban.

UKURAN
Ukuran pada ban terdiri dari dua jenis yaiut ukuran metric dan inchi
Picture
Metric
80/90-17 memiliki arti: Ban ini memiliki lebar 80mm dengan tinggi dinding ban 72mm dan menggunakan velg ukuran 17 inchi.

Ini penjabarannya:
80 [lebar ban dalam satuan mm] : adalah ukuran bagian terlebar dari ban dengan nilai +/- 80mm.
90 [Aspek rasio] : adalah  persentase dari lebar ban atau sama dengan 80 X 90% = 72mm.
17 [diameter velg] : adalah ukuran diameter velg yang harus digunakan.
Picture

Inchi
2.75-17 memiliki arti: Ban ini memiliki lebar 2,75 inchi dengan tinggi dinding 2.75 inchi dan menggunakan velg ukuran 17 inchi.

Ini penjabarannya:
2.75 [lebar ban dalam satuan inchi] : adalah ukuran bagian terlebar dari penampang ban dengan nilai +/- 2.75 inchi dan tinggi 2.75 inchi.
17 [diameter velg] : adalah ukuran diameter velg yang harus digunakan.


TWI [TREAD WEAR INDICATOR]
Picture
ini adalah simbol untuk menunjukan batas pemakaian ban. Tandanya berupa tonjolan pada sela-sela patern ban dan tanda segitiga yang tertera pada dinding ban. Hal ini menunjukan batas keausan tread yang diijinkan oleh produsen untuk menjamin performa ban, jika keausan tread sudah mencapai tanda ini maka sebaiknya ban segera diganti.


TUBELESS/TUBE TYPE
Picture
Tubeless: adalah jenis ban yang aplikasinya diperbolehkan tanpa menggunakan ban dalam dengan ketentuan harus menggunakan velg castwheel type tubeless dengan ukuran yang sesuai dengan ban nya dan harus menggunakan pentil khusus tubeless.
Tube Type: adalah jenis ban yang pada aplikasinya harus menggunakan ban dalam.


LOT NUMBER
Picture
Lot number adalah kode yang menunjukan waktu diproduksinya ban tersebut.
Umumnya terdapat 4 angka yang menunjukan minggu dan tahun. Dua angka depan menunjukan minggu dan dua angka akhir menunjukan tahun.
Kalaupun ada ada yg lebih dari 4 huruf atau terdapat huruf lain didepannya, 4 angka terakhir tetap menunjukan minggu dan tahun.
Angka 2607 pada gambar memiliki arti: ban diproduksi pada minggu ke 26 tahun 2007


SPEED SIMBOL & LOAD INDEX
Picture
Kode ini untuk menunjukan batas kecepatan maksimun dan beban maksimum yang dianjurkan.
Kode 41P artinya: beban maksimum untuk ban tersebut adalah 145 kg dan kecepatan maksimum untuk ban tersebut adalah 150 km/jam
kode 41: untuk beban maksimum 145kg
kode P: untuk kecepatan 150 km/jam


INDEX BEBAN                  INDEX SPEED
KODE    BEBAN                KODE     SPEED
30        106 kg                B           50 km/jam
31        109 kg                C           60 km/jam
32        118 kg                D           65 km/jam
33        115 kg                E           70 km/jam
38        132 kg                F           80 km/jam
40        140 kg                G           90 km/jam
41        145 kg                J           100 km/jam
42        150 kg                K           110 km/jam
43        155 kg                L           120 km/jam
44        160 kg                M          130 km/jam
45        165 kg                N          140 km/jam
46        170 kg                P          150 km/jam
47        175 kg                T          190 km/jam
48        180 kg                U          200 km/jam

ANAK PANAH
Picture
Anak panah menunjukan arah putaran ban, agar ban berfungsi dengan baik.
Nah ini sekilas informasi umum tentang kode dan simbol yang ada pada ban. Jadi jangan sampai salah beli ban, seperti salah ukuran lebar ban atau salah pilih index beban dan index speed nya dan jangan sampe beli ban yg sudah kadaluarsa...

Thursday, July 14, 2016

Tips Memilih Ban Yg Tepat Sesuai Kondisi Jalan dan Kenali Tipenya



Tips Memilih Ban Yg Tepat Sesuai Kondisi jalan dan Kenali Tipenya - Aplikasi penggunaan ban untuk harian pada nyatanya tidak boleh asal memilih atau menggunakan ban asal-asalan. Jika Anda menggunakan sepeda motor untuk keperluan sehari-hari, tentunya kondisi jalan sangatlah bermacam-macam, contohnya berlubang, berlumpur, berpasir, aspal, becek (berair) dan lain-lain. Maka dari itu jika kita sebagai pengguna kendaraan sehari-hari, maka kita harus pintar ketika memilih tipe ban untuk melewati berbagai kondisi jalanan yang biasa kita lalui.

Kondisi jalan memang sangat berpengaruh pada performa dan kenyamanan Anda saat mengendarai motor. Bukan hanya itu, kondisi jalanan yang basah setelah terkena hujan atau kering saat musim panas 
juga memiliki resiko masing-masing. Karena itulah sebagai pengguna kendaraan bermotor, tentunya harus kita harus pintar memilih tipe ban yang tepat untuk motor yang kita gunakan. Ban memiliki tipe  
yang beragam yakni tipe basah, tipe kering dan tipe keduanya. Dari ketiganya ini memiliki kegunaan atau fungsi yang berbeda. Berikut Reza BLack Wild Roses akan berbagi Tips Memilih Ban Yg Tepat Sesuai Kondisi jalan dan Kenali Tipenya

* Tipe Ban Basah
Jenis Ban tipe basah ini digunakan khusus untuk jalan yang kerap kali basah. Ban tipe basah memiliki ciri banyaknya alur yang menjangkau hingga tepi ban. Alur pada ban ini bertujuan untuk 
membuang air saat ban berputar melewati jalan yang basah dan berair, namun traksi ban ini akan menurun di jalanan yang kering. Sehingga ban tipe basah ini akan cepat habis atau terkenal dengan 
istilah "gundul" jika digunakan dijalanan yang kering.
Tips Memilih Ban Yg Tepat Sesuai Kondisi jalanan dan Kenali Tipenya
Ban Tipe Basah
 * Tipe Ban Kering
Ban tipe kering ini memiliki sedikit alur atau bahkan tidak memiliki alur sama sekali. Ban tipe basah ini memiliki traksi terbaik saat digunakan pada jalanan yang kering. Sehingga ban sangat 
nyaman ketika dipakai dijalanan yang kering tanpa Anda khawatir akan terpeleset atau selip. Namun ketika ban tipe kering ini menemui jalan berair atau basah, hendaknya Anda hati-hati karena 
traksi akan berkurang saat jalanan menjadi basah sehingga risiko terpeleset akan meningkat.
Tips Memilih Ban Yg Tepat Sesuai Kondisi jalanan dan Kenali Tipenya
Ban Tipe Kering
 * Tipe Ban Kering dan Basah
Ban pada tipe ini memiliki fungsi yang sangat baik, yakni dapat digunakan dijalanan yang basah atau kering. Ciri dari ban ini yakni memiliki alur yang tidak terlalu banyak dan traksinya 
sangat bagus. Jenis ban inilah yang paling banyak digunakan di Indonesia karena iklimnya yang tropis. Untuk membedakan jenis ban ini Anda bisa melihatnya di bagian spesifikasi yang tertera 
pada ban. Biasanya pabrikan seringkali menuliskan tipe wet, dry atau wet dry. Maka dari itu sesuaikan tipe ban dengan kondisi jalan yang sering Anda lewati agar Anda tetap dalam keamanan dan 
kenyamanan ketika berkendara.
Tips Memilih Ban Yg Tepat Sesuai Kondisi jalanan dan Kenali Tipenya
Ban Tipe Kering dan Basah
 Memilih ban untuk sepeda motor memang terkesan sangat mudah dan sepele. Anda biasanya pergi ke toko ban atau bengkel dan sekaligus memasangnya, urusan pun beres. Simpel kan ..? Eits, namun hal 
inilah yang harus diperhatikan. Karena fakta yang tidak bisa dipungkiri membuktikan bahwa banyak pengguna sepeda motor yang mengaku hampir celaka karena motor yang ditungganginya terpelanting 
atau terpeleset saat ketika melewati medan jalan yang berbeda kondisinya ataupun ketika Anda melakukan pengereman. Maka dari itu pintar-pintarlah Anda dalam menentukan tipe, jenis dan ukuran 
ban yang Anda gunakan. Sesuaikanlah dengan jenis motor dan kondisi jalanan. Berikut merupakan cara memilih atau menentukan ban yang Anda gunakan.

1. Pilih Ban Dengan Permukaan Tapak Sedang
Bagi Anda pengguna kendaraan sehari-hari, sebaiknya memilih ban dengan jenis tapak menengah atau sedang. Artinya, bukan ban yang memilki tapak lebar bukan juga tapak kecil seperti yang digunakan oleh anak-anak muda saat ini. Ban dengan telapak yang kecil memang terbukti tidak banyak menyedot tenaga dari mesin. Pasalnya, bidang yang bergesekan dengan permukaan jalan jugarelatif sedikit. Alhasil, motor akan terasa lebih enteng dan irit bahan bakar. Namun ban yang memiliki tapak kecil ini gampang sekali terpeleset, terpelanting, bahkan ban rentan pecah atau bocor. Untuk ukuran ban yang memiliki tapak sedang ini adalah ban standar pabrikan yakni 2.50 / 70/90, ban depan dan 2.75/ 80/90 belakang (untuk ukuran motor bebek), 80/90 / 2.75, depan dan90/90, 3.00 belakang (untuk motor laki) yang memiliki cc dibawah 150cc. Ban dengan telapak sedang selain tidak boros bahan bakar, motor lebih stabil dan aman. Karakter seperti inilah yang cocok untuk motor yang digunakan untuk keperluan sehari-hari.

2. Memiilih Tipe atau Jenis Ban Yang Tepat Sesuai Kondisi
Karena tipe atau jenis ban telah dijelaskan diatas, maka disini hanya menyarankan saja. Karena setiap pabrikan memproduksi ban dalam berbagai jenis. Melihat karakter iklim di Indonesia, dimana 
perbandingan musim hujan dan kering yang seimbang, sangat disarankan untuk menggunakan jenis ban kering dan basah atau basah. Karena di Indonesia ban basah masik memiliki daya cengkram yang 
lumayan kuat ketika dia berada dijalanan yang keringm namun kerugiannya jika ban basah digunakan di jalanan yang kering,. Maka ban itu sendiri akan cepat abis atau "gundul".

3. Memilih Motif atau Profil Ukiran Ban
Motif ukiran pada ban sangat berkaitan dengan kinerja ban saat melintasi berbagai karakter jalanan, baik itu basah maupun kering. Bagi Anda yang menggunakan motor untuk kegiatan sehari-hari, 
maka disarankan gunakanlah ban dengan motif ukiran yang searah. Motif ukiran ban memangla bermacam-macam. Namun, umumnya pabrikan mengukir ban produk mereka searah yakni miring atau menyamping 
dengan sudut 45 derajat dari depan ke belakang. Hal ini dimaksudkan agar ban mampu menyingkirkan air ke samping dan permukaan ban tetap mampu mencengkeram permukaan jalan. Dengan demikian, 
motor tetap stabil dan pengendara tidak akan kehilangan kendali ketika melewati jalan basah.

4. Pahamilah Kode Pada Ban
Kode yang harus Anda pahami tidak hanya sebatas ukuran ban baik dalam ukuran metric maupun inci saja, tetapi juga kode produksi. Hal itu dimaksudkan agar Anda tidak salah memilih ban yang sesungguhnya sudah kedaluwarsa. Pada umumnya, pabrikan merancang masa kedaluwarsa ban produknya yakni lima tahun setelah dibuat lalu dipasarkan.

Itulah sedikit penjelasan mengenai Tips Memilih Ban Yg Tepat Sesuai Kondisi jalanan dan Kenali Tipenya untuk kondisi cuaca di Indonesia

Wednesday, June 29, 2016

Tips Aman Saat Mudik Untuk Bersilaturahmi Bersama Keluarga



Musim mudik telah tiba, bersilaturahmi bersama sanak saudara ke kampung halaman sudah menjadi tradisi turun-temurun. Kebahagiaan, canda tawa terjalin hangat. Namun untuk itu semua pastikan sebelum memulai perjalanan mudik kita harus memastikan semua kondisi harus dalam kondisi baik. Baik itu rumah yang kita tinggalkan sementara waktu saat mudik dan selama perjalanan ketika mudik.

Berikut Reza Black Wild Roses akan berbagi tips agar mudik anda aman dan tanpa kendala. Ada dua hal hal yang harus diperhatikan saat kita akan mudik ke kampung halaman yaitu Rumah yang akan kita tinggalkan dan saat perjalanan mudik itu sendiri.

Persiapan Sebelum Mudik dan Meninggalkan Rumah.

Sebelum memulai perjalanan mudik kita harus memperhatikan keamanan saat meninggalkan rumah untuk mudik ke kampung halaman, jangan sampai hal-hal yang tidak di inginkan terjadi pada rumah anda saat ditinggalkan mudik. apa saja yang harus diperhatikan berikut ulasannya.


  • Keamanan
Pastikan kondisi kemanan rumah anda, sebelum perjalanan mudik titipkan rumah anda pada tetangga yang tidak mudik atau pada petugas keamanan lingkungan setempat. Pastikan barang-barang berharga milik anda ditempatkan pada tempat yang aman atau dititipkan kepada orang yang anda percaya, berikan nomor telpon yang bisa dihubungi jika terjadi seuatu pada rumah anda saat anda mudik. Kunci seluruh akses masuk rumah anda, Ingat waspada rumah kosong biasanya menjadi incaran orang-orang yang berniat jahat dan saat rumah kosong menjadi suatu kesempatan untuk berbuat jahat.

  • Listrik dan Api
Pastikan seluruh instalasi listrik di dalam rumah dalam kondisi aman, cabut semua perangkat elektronik yang tidak digunakan, sperti televisi, kulkas, komputer dan lain sebagainya. Amankan seluruh instalasi listrik di dalam rumah anda. Periksa kompor di rumah anda pastika instalasi gas sudah terlepas dari kompor, jika perlu lepaskan tabung gas dari selang regulator dan tutup kepala tabung agar tidak ada kebocoran gas. Sedikit anda teledor pada masalah listrik dan Api bisa berkibat fatal.

  • Kendaraan 
Jika anda meninggalkan kendaraan bermotor milik anda di rumah saat mudik baik itu mobil ataupun sepeda motor pastikan kendaraan tersebut ditinggalkan dalam ,kondisi aman. Cabut accu kendaraan anda jika perlu kosongkan tangki bahan bakar kendaraan, ini dilakukan agar tidak terjadi kortsleting kelistrikan pada kendaraan dan menyebabkan kebakaran. Pastikan kendaraan yang ditinggalkan sudah terkunci aman. Atau bisa juga menitipkan kendaraan anda pada penitipan kendaraan atau pada orang yang anda percaya untuk menjaga kendaraan anda tersebut.


Itulah tiga hal yang harus diperhatikan ketika anda meninggalkan rumah anda selama anda mudik ke kampung halaman. Pastikan kondisi keseluruhan rumah sudah dalam keadaan aman sebelum anda tinggalkan.



Saat Perjalanan Mudik

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memulai perjalanan mudik ke kampung halaman yaitu :

  • Kesehatan
Pastikan kondisi tubuh anda dan anggota keluarga yang ikut mudik bersama dalam kondisi sehat jangan memaksakan diri ketika kondisi kurang sehat untuk berangkat mudik, tentunya ini sangat berbahaya. Perjalanan jauh dalam kondisi tubuh anda tidak sehat bisa menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada diri anda.

  • Kendaraan
Jika anda mudik menggunakan kendaraan pribadi, pastikan kondisi kendaraan anda laik jalan cek kendaraan secara keseluruhan seperti Ban, Rem, Spion, Lampu, Mesin dan lain sebagainya. Pastikan kendaraan anda membawa anda ke kampung halaman dengan Aman, Nyaman dan Selamat. untuk tips berkendara aman bisa baca disini.

  • Barang Bawaan dan Barang Berharga
Hindari membawa barang bawaan berlebihan saat mudik, bawalah barang bawaan sesuai dengan keperluan. jika memang barang yang harus dibawa banyak anda bisa menggunakan jasa pengiriman barang tentunya ini harus dipersiapkan dari jauh-jauh hari. HIndari juga memakai perhiasan atau barang berharga yang mencolok dan belebihan serta hindari membawa uang cash secara berlebihan persiapkan uang secukupnya. Ini dilakukan untuk mencegah tindak kejahatan dijalan saat dalam perjalanan mudik.

Demikian beberapa tips dari Reza Black Wild Roses sebelum anda mudik ke kampung halaman, jadikan mudik silaturahmi anda berkesan tanpa adanya kendala yang bisa merugikan anda dan keluarga anda tentunya.
Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1437 H
Minal Aidin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Bathin